48. MAAFIN AKU YA, RI!

1723 Words

Berulang kali Raisa menatap layar ponselnya yang tidak menunjukkan notifikasi apapun. Padahal, Garuda sudah bicara pada bunda jika nanti akan mengabari Raisa. Tetapi sampai sore pun, tidak ada kabar apapun dari Garuda. Raisa sedikit khawatir pada Garuda. Apa suaminya marah? Tapi Garuda sendiri yang memberikan ijin kepada Ardan untuk bicara padanya. Jadi, siapa yang salah dalam kasus ini? Raisa menghela napas panjang lalu berusaha untuk pasrah. Bunda yang sadar dengan perubahan wajah Raisa langsung berusaha untuk bertanya. Tetapi Raisa menggeleng saja, tidak menjawab pertanyaan bunda tentang kegelisahannya. Radit yang baru saja bangun dan harus makan pun tidak menanggapi apa yang bunda katakan. Biasanya, jika sedang sehat, Radit akan ikut berkomentar tentang apa yang terjadi. Khusus untuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD