"Setelah melihat bukti serta mediasi yang selalu gagal, maka dengan ini pengadilan agama memutuskan, gugatan perceraian Ibu Aleya disetujui. Bapak Brama Adinugraha dan Ibu Aleya Salsabila resmi bercerai." Ketukan palu itu mengakhiri pernikahan Aleya dan Brama. Aleya menutup wajah dengan kedua tangannya, tak kuasa menahan rasa yang campur aduk. Dibilang sedih, nyatanya ia bahagia dengan putusan sidang perceraiannya dan Brama. Dibilang senang, ia juga seperti merasa sedih mengingat bagaimana dulu dia dan Brama tertatih-tatih dalam memperjuangkan cinta mereka hingga berakhir ke pernikahan. Di mana pada saat itu restu dari Enda tidak mereka dapatkan dan Brama menikahinya dalam keadaan yang seadanya. Hingga mereka dikaruniai anak walau kemudian anak itu hanya sebentar Tuhan titipkan kepadany

