Tanpa Judul

1140 Words
.mereka pun pergi meninggal kan warung pak udin sambil menaiki sepeda motor nya. setelah sampai dirumah mereka masuk kedalam rumah risma membagunkan ibu yg lagi tidur" buk...buk..bagun buk"ini abang ada bawa bakso buat ibu... ibupun terbagun dan memandang sinis pada mereka berdua. risma melangkahkan kaki meranjak kedapùr menyambil mangkok dan rismapun menuang makso kedalam mangkok."yuk kita makan bersama seru risma sambil terseyum tipis. "buk ini bakso nya makanlah buk" ucap risma menyodorkan semangkok bakso kedepan sang ibu, dengan muka yg kecut dan masam semasam air cuka ibu minah langsung memegang sendok lalu memasukkan sebuah bakso kemulut nya" ehm tak enak bakso ini." sentak buk minah sambil menyeluarkan bakso dari mulut nya, buk minah pun langsung pergi kearah luar untuk membuang bakso yg ada ditangannya, setelah membuang bakso yg di tangan nya ibu minah lang sung meranjak pergi ke dapur membuat secangkir kopi. ris ...ibu kenapa?....galif pun bertanya."apa bakso tak enak...kenapa ibu jutek bagat...sama kita..emang sipat ibu gitu kok bang seru risma..mungkin ibu lagi sakit gigi bang" ucap risma berbohong untuk menutupi sipat marah ibu nya. "dorng......derng" suara motor manto terdengar parkir di depan rumah .ibu......suara desti sambil meranjak masuk ke dalam rumah di ekori ama manto di belakang.buk ini baksonya buk.. ,tadi saya bung kuskan kusus untuk ibu..buk" ucap manto dengan lembut sembari menaro bakso dimeja depan ibu minah"ohoh... makasi banyak ya nak"ucap ibu minah dengan lembut sedikit senyum di bibir nya"untung orang inibawak bakso padahal bakso yg takjadi ku makan sangat enak"gerutu buk minah mem batin"des... tolong ambilkan dulu mangkok dan sendok biar ibu makan bakso nya"ucap manto sembari duduk di kursi balik buk minah" ini buk mangkok nya dan sendok "seru desti sambil meyodor kan kapadah buk minah"buk mauh aku tuang kan baksoya"serudesti "udah lah des gak pala kalian kan udah bawainun untuk ibu"seru ibu kepada sang anak desti ibuk minah pun langsung menuangkan bakso nya dan segera memakan bakso nya."gimana rasanya buk enak gak "seru manto "eeeeehm enak bangattt......."seru buk minah "abisin lah buk bakso nya kalau enak nya"seru manto ke pada ibu ,ibu minah pun meng habis kan bakso terse ibut. oh... iya des desok kan hari minggu bagai mana kalau kita pergi kepantai.".ucap manto dengan nada lembut. " maaf bang besok kami mau ke hutan mengambil kayu bakar "seru desti "uda gak apa apa kalau mau pigi kepan pantai udah pigi aja "seru ibu dengan nada lembut "tapi buk gimana kayu kita hari seninkan mobil maudatang menjemput kayu bakar, kayu bakar kita masik sikit. "udah kakak nuaja yg ikut besok kehutan ,sekarang kelian pulang aja dulu udah larut malam ini." seru ibu). lif yuk pulang ..seru manto..galifpun langsung melangkahkan kaki menuju kepintu dengan hati yg panas.melihat sang ibu minah.galif .merasa diceremehkan ibu minah. tiba pagi hari yg cerah matahari pun terbit menyinari bumi" manto pun bergegas mau kerumah desti(lif kamu kok belum siap siap) manto bertaya ,mau kemana?. seru galip." kok naya tapi mau kepantai lah kan tadi malam dah janji sama desti dan buk minah..seru manto.itu kan kamu, kalou akumah baso yg ku kasih ajah dibuang bu minah padahal kamu yg bawa bakso lansung dimakan tanpa ada komen" ucap galip sebal mengungat kejadian dirumah desti. "yaudah jangan di perpanjang, mending kita pergi kepantai, kita kan udah janjian tafi malam untuk pergi ke pantai" ucap manto sedikot menenangkan galif. sekjenak galif terdiam sebelum menjawab "baiklah kalo gitu ayo kita berangkat" pekik galif sambil menghelai napas panjang mereka berdua pun bergegas pergi kerumah bu minah untuk mengajak desti danrisma pergi liburan ke pantai. "cepat ris bereskan semua apa yg kita butuh kan jangan sampai ada yg ketinggalan " seru bu minah "baik bu...." seru risma sambil melangkah kan kaki pergi menuju ke sungai, mereka pun mendayung perahu kecil untuk menuju ke hutan .di dalam perahu risma bertaya pada ibu"bu...kenapa tadi malam ibumembuang bakso yg ku bawak? dan kenapa pula bakso yg di bawak desti ibu makan? oh.....iya bu kenapa desti gak ikut bersama kita ?" lagi lagi risma bertaya pada ibu. namun ibu terdiam membisu membuat hati risma mendongkol. "tin....tinnnn.... " sepeda motor galfi dan manto berhenti di halaman rumah desti "desss...desss..."manto teriak teriak dari depan rumah desti "ehhh abang. udah datang emangenya kita jadi pergi ke pantai?" "iajadi lah des masak abang bohong" "iahudah naklah des ke sepeda motor abang." " bentar yabang aku tutup pintu dulu. " destipun bergegas untuk menutup pintu diapun naik ke sepeda motor manto.galif pun mendatangi mereka sambil membawa makanan ringan dan minuman.("des risma mana ")"udah pigi tuh bang ama ibu ngambil kayu bakar ke hutan. "lohhh kok pergi jadi abang ama siapa?" "mana ketehek (mana kutahu) " merekapun bergegas pergi manuju pantai. setiba di pantai manto,desti,dan galfi menghirup udara segar dan melihat betapa indahnya suasana panta burung burung bekicau ombak ombak bergelombang indah pasir nya putih seperti keristal begitu menggoda ***** ***** "des mancing yuk" seru manto, sambil menganbil alat pancing yg adah di dalam begasi sepeda motor. merekapun memancing dengan senang hati. semantara galfi terduduk di pasir pantai yg putih. manto mendapat seekor ikan yg tegap destipun mendapat ikan yg agak kecil. setehah siap mancing manto pun mengajak desti berenang di air yg cerni dan biruh indah. selesai berenang destipun naik ke darat atau (ke dataran tinggi). taksengaja destipun melihat tulisan ILOVEYOU DESTI, destipun tercengah melihat tulisan galif "bang abang salah tulis namatuh" "engak kokdes abang banaran cinta sama kamu." "kalau abang suka samaku kenapa abang menemani kakrisma?" "gimanalagi destinya dingin bangat ama abang. terpaksa abang pergi sama kakamu tapi ibu sepertinya taksetuju hubunganku dengan kakamu"galfi pun berdiri sambil memegang kedua tangan desti. mantopun melihat mereka dari ke jauhan. "apa apaan si galif serakah bagat gerutu membatin" manto pun naik dari dalam air kedarat., em...hem..matanya melotot memandang galif pada nyomong apasih serius bagat pekik manto.. namun mataya menoleh kelukisan yg ada dipasir. des pulang yuk diginnih tak bawa baju ganti seru manto" kamu duluan aja man! biar desti barang gùa aja seru galif . ."des kamu sama abang nya seru galif." namun kedua tangan desti dipegang erat sama galif. manto yg melihat kemesraan mereka pun langsung pergi menuju pulang ketempat kerja nya. galip pun meyambil senek.,minuman dan menyuapi desti mereka pun merasakan kemesraan tanpa ada mengganggu hubugan mereka suasana yg sejuk membuat hati merekasemakin berkobar'kobar. dengan baju yg basah angin yg kencang membuat tubuh desti menjadi tak nyaman destipun menyajak galif untuk pulang. namun galif mencari kesempatan untuk berdua dengan desti. ."(des sini abang hangatkan tubuhmu) seru galif dengan nada lembut . galifpun memeluk desti..dan desti pun membalas pelukan nya."des kamu mau gak jadi pacarku? kembali galif bertaya desti hanya menyangguk kepala sambil merasakan kehagatan pelukan galip . haripun semakin sore namun pasagan sejoli ini rasaya takmau berpisah. galifpun bertanya kembali sm desti "des kamu dsh jadian gak sama manto) enggak bang kami haya temanan saja seru desti dengan nada lembut. hati galip pun semakin bahagia.."ya udah lah bang kita pulang nanti kakak dan ibu udah pulang.merekapun pulang.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD