Bab 20

1157 Words

Hari yang melelahkan berlalu dengan damai. Pekerjaanku sudah aman, dan diterima oleh para Bos. Kini adalah waktu yang tepat untuk menyendiri. Menikmati malam dengan seduhan kopi yang bisa menenangkan hati. Ini adalah malam rabu, bukanlah malam yang umum untuk datang menghabiskan waktu. Tapi, aku memang sengaja melakukannya. Menikmati malam sendiri itu lebih asik. Dari pada harus ribet dengan segala ocehan wanita. Aku sedang berada di sebuah cafe. Cafe ini mempunyai dua lantai. Dengan model terbuka di lantai atas. Di sisi pojok sebelah kiri adalah tempat favoritku. Bahkan, para karyawan oun sangat hapal dengan kebiasaanku. Segelas kopi hitam khas toraja. Kopi ini mempunyai ciri khas yang unik. Rasanya tidak hanya pahit, tapi juga memiliki rasa asam yang tidak terlalu kuat. Tapi rasa itu b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD