Bab 5

279 Words
Layar kembali menghitam ketika Hans selesai berbicara. Tidak ada riuh tepuk tangan di antara kami semua. Bukan hanya teman-teman sekelasku. Tapi semua orang yang hadir malam itu.   Aku menghela napas, mencari remote tivi. Segera kupadamkan layar telivisiku. Masih jelas di kepalaku. Setelah hening cukup lama, tangisku lah yang memecah keheningan. Dan tak lama kemudian diikuti oleh teman-temanku yang lain bahkan aku sempat melihat para guru pun ikut menangis.  “Hans, lo hadir di detik -detik terakhir kita menghabiskan masa SMA. Tapi waktu yang sebentar itu sukses bertahan di hati dan pikiran kita selamanya.” Aku tersenyum memandangi buku tahunan SMA ku. Ternyata Hans entah kenapa selalu berada di kelas yang sama denganku. Ah, andai saja aku mengenalnya lebih cepat, mungkin kenanganku dengannya akan lebih banyak lagi.  Aku menghela napas kemudian tersenyum. Biarlah semua yang sudah berlalu biar menjadi kenangan di hatiku. Maaf, malam itu aku menamparmu. Dan terimakasih, Hans karena sudah singgah di hidup dan hatiku. Andai nanti kita bertemu lagi, aku harap aku bisa mengenalmu lebih cepat.  Malam itu, cahaya bulan menyinari hatiku Dan hangatnya tetap melekat di hatiku hingga kini Dia membuatku hanyut di dalamnya, Debaran hatiku ini hanya untuknya Aku ingin selalu bersamanya seperti saat ini Sampai dunia kiamat Aku ingin terus tertawa bersamanya Berduaan dan bersama-sama selamanya Malam itu, dia menciumku dengan lembut Di bawah sinar bulan. Itu sebabnya malam itu Akan aku kenang sebagai malam termanis dalam hidupku Dan hari itu, kita berpisah tanpa mengucapkan janji Untuk saling bertemu kembali Aku pikir, masih ada hari esok Tapi, ternyata tak pernah ada esok untuk kita Kau pergi begitu saja, tanpa meninggalkan jejak Seperti burung-burung yang terbang Tanpa meninggalkan jejak kaki Ciuman terakhir itu.. Begitu menyakitkan hati Setiap kali aku mengingatnya Kalau saja waktu berhenti, Kalau saja kita masih bisa terus bersama.. Tentu kita akan bahagia Sayang, waktu terus berjalan Dan aku.. Masih terhenti di hari itu Bandung, Mei 2011 Rena --End--
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD