Mantera di Bibir

1459 Words

Lampu minyak tergantung di ujung penginapan itu gemetar saat bayangan raksasa sang Duke turun dari kereta kuda Suasana pedesaan yang biasanya tenang kini dicekam oleh aura asing yang berat dan menyesakkan. Sir Alaric, dengan zirah perak yang tertutup jubah beludru hitam, berdiri tegak di ambang pintu bagaikan penjaga kematian yang menjaga tuanya Wajahnya kaku, bekas luka tipis di rahangnya tampak berkilat di bawah cahaya obor, sementara tangannya tak pernah jauh dari gagang pedang yang dihiasi batu safir dingin. Di sisi lain, Sir Lucas bergerak dengan keanggunan seorang predator rambut pirangnya yang disisir rapi dengan sorot matanya yang tajam, memindai setiap sudut penginapan dengan penuh kecurigaan Warga desa yang berkerumun di balik bayang-bayang berbisik dengan suara bergeta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD