mistress

1273 Words

Evelina tersadar dengan kelopak mata sayu perlahan terbuka, ia menarik nafas dan terasa aroma menyegarkan dari lavender serta sedikit bau dari apel. Di sudut ruangan ada perapian, rasa hangat itu menyeruak seperti pelukan lembut menghangatkan dadaa Evelina. Ia menatap langit-langit dan terlihat lukisan burung bangau berwarna perak, sayapnya merekah. Setiap warna dan garis menjadi mahakarya yang pertama kali Evelina lihat. Ketika ia terbangun dari jurang ketidaksadaran, dengan kebingungan dia menyadari bahwa ini bukan kamarnya. Evelina merasa telinganya berdengung dan terdengar suara samar-samar. ingatannya terasa gelap, sakit di pelipis seperti jarum kecil menusuk dengan pelan. Tirai kanopi berwarna hitam dan perak di sekeliling tempat tidur yang terbingkai indah melilit setiap sudut ra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD