desas-desus

1179 Words

Duchess Isolde berdiri anggun dengan gaun sutra putih mutiara, berusaha menjaga senyum yang mulai retak. Namun malam itu, ia bukan tamu kehormatan. Ia adalah topik utama perbincangan. “Kasihan sekali sang Duchess, selalu tampak begitu dingin.” ucapan ringan itu membuka percakapan Lady Arabella Wyndham wanita yang sudah terkenal karna keangunan dan merupakan pewaris keluarga tua dengan koneksi langsung ke kerajaan. “Barangkali Duke Vale masih mencari alasan untuk jatuh cinta, meski sudah menikah, hahaha!” tawa kecil datang dari Countess Genevieve Ashcombe Bangsawan menengah yang haus pengakuan, Cerewet, suka bergosip, mengikuti arah siapa pun yang paling berpengaruh. “Kecantikan tanpa cinta hanyalah nama tanpa peran… meski menyakitkan tapi tetap saja anda adalah Duchess of Batshire,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD