Rasa sakit akan terasa berlipat lebih sakit saat yang mengecewakan kita adalah orang yang sudah diberi kepercayaan. —Kugy ===========0o0========== ‘’Kenapa diam!’’ Kugy sedikit tersentak mendengar nada lumayan tinggi yang Raga lontarkan. ‘’Kenapa kamu gak jawab apa yang seharusnya bisa kamu jawab. Justru ngebiarin si tua itu tersenyum menang karena menghina kamu!’’ Wanita di sebelahnya tak menoleh. Pandangannya menatap hampa jalanan yang padat di depan sana, walau hampir menjelang tengah malam. Dijawab pun, model seperti Aldair pasti akan melempar lebih banyak pertanyaan lain yang menjatuhkan. Ia sudah banyak belajar lewat Gyna dulu, maka dari itu Kugy memilih bungkam. ‘’Gy!’’ Sebelah bahunya tertarik ke arah Raga. ‘’Jawab!’’ ‘’Apa? Kakek kamu benar, aku lulusan SMA dan penjual bung

