Jolicia berada di dalam sebuah kereta kuda dengan secarik kertas dalam genggaman tangannya. Jolicia menatap pemandangan dari kaca jendela kereta kuda yang masih berjalan dengan kecepatan penuh saat ini. Ada perasaan cemas yang menyusuk ke dalam hatinya. Hal yang memenuhi benak jolicia adalah dirinya harus secepatnya tiba di tempat tujuan dan bertemu dengan seseorang yang sudah menunggunya. Ya, Jolicia haru segera tiba di tempat yang ia tuju. Jolicia mengatakan pada sang kusir untuk mempercepat laju kuda yang menarik kereta yang ia tumpangi. Suasana malam itu agak menegangkan dengan hujan yang turun begitu deras menghujampi jalanan yang tengah ditapaki oleh kereta kuda yang ditumpangi oleh Jolicia dan dikendalikan oleh sang kusir yang tampak begitu fokus menatap jalanan yang tampak

