Sweet Punishment

1575 Words

Arnav memberikan sebuah ciuman terhadap istrinya dengan kuat, membuat Raellyn terkejut dengan seberapa cepat perubahan suasana hati yang terbilang mendadak tersebut. Intensitas ciuman Arnav di bibir perempuan itu menyulut gairah serta cukup menanamkan dan membuat hasrat yang telah lama di bendung kembali terpatik. Seluruh rasa itu dengan cepat menyebar memenuhi sekujur tubuhnya dengan mudah. Maka kini Raellyn tanpa perlu berpikir langsung membalas ciuman suaminya dengan intensitas yang sama, begitu membara seraya meremas rambut pria itu dengan kencang. “Oh yes!” desahnya ketika Arnav dengan kuat menarik gaun yang dia kenakan hingga terlepas ke bawah dengan begitu mudah. Seolah-olah gaun berpotongan rendah tersebut itu memang sengaja tercipta khusus untuk pemenuhan kebutuhan gairah Arnav

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD