Misi Bersama Diana (Part 2)

2113 Words

Mereka berada di jalan. Ya masih di jalan. Tak ada yang bersuara. Diana pun hanya diam. Tak ada yang bisa membayangkan bagaimnana perjalanannya nanti dan benar-benar sendiri. "Sumpah lo nekat banget!" Ya ia memang gila. Ia tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi kabur seperti ini bukan yang pertama kali kok. Ia sudah pernah melakukannya kan? Jadi tak ada bedanya. Teman-temannya tentu terheran-heran dengan ide gilanya. Tapi ya sudah lah. Baginya memang tak ada jalan untuk kembali. Semakin jauh, jalanan semakin sepi. Ini yang tak bisa dilakukannya bersama temannya jika temannya ikut mengantar. Terlalu berisiko jika dua perempuan dengan satu motor melaju menuju Tanjung Periok. Sudah jelas kan ia akan naik apa? Ya, kapal. Ini memang gila. Yang khawatir itu justru Ardan sih. Cowok itu tak be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD