Pagi-pagi ketika ia sedang merapikan dapur, terdengar suara bel yang berbunyi berkali-kali. Dina buru-buru melihat ke arah layar untuk melihat siapa yang datang. Kalau dilihat ya jelas ada rombongan polisi. Ia kaget lah. Ada apa? Saat hendak keluar, Ardan menyergahnya. "Gue aja." Maksudnya biar ia yang keluar. Ardan sudah punya firasat sih. Mungkin ada bukti yang ia lewatkan sehingga pagi ini para polisi datang ke sini. Ya padahal satu hari sudah berlalu loh. Semalam, Diana sempat menghubunginya lewat email, membalas pesan emailnya pagi kemarin. Ardan hanya ingin tahu sih, sudah sampai di negara tetangga kah? Ternyata? Semalam ia sudah sampai di KualaLumpur. Bahkan dalam perjalanan menuju Babgkok dengan kereta. Ia memutuskan untuk tak jadi menginap karena ternyata masih bisa mengejar ke

