Perantara Taaruf (Part 2)

2153 Words

Ia merasakan pipinya dingin. Ternyata ada Lala yang menempelkan minuman kaleng ke pipinya. Gadis itu tersenyum kecil. Ya si Lala, gadis yang selalu ceria. Hal yang membuatnya iri sih. "Ambil dong. Masa gak diambil sih?" Ia tersenyum kecil. Ya balas saja senyumannya dan juga ambil minumannya. Lalu gadis itu berjalan ke depannya. Ia mengambil duduk di sisi kanan kursi. Ya tentu saja sebelah kanannya juga. Ya Lala tak tahu bagaimana perasaannya sih. Menghibur mungkin akan percuma ya? Lantas? Setidaknya ini memberikan sedikit hiburan. Walau ia juga tak yakin apakah akan menghibur. Ia akui kalau memang tak pernah mengalami apa yang Revi alami. Hidupnya sungguh bahagia jjka itu yang ingin mereka tanyakan. Namun yang tak pernah mereka tahu adalah perjuangan kedua orangtuanya yang memulai e

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD