AKANKAN PERASAAN ITU TERUNGKAP SEKARANG? "Bukan, Vano. Bukan. Apakah kau lupa?" tanya Elena sambil mengalihkan pandangannya. "Apakah ulang tahun bisa di rubah, Bu?" sahut Vano dengan muka polosnya. "Ah kau pasti lupa," sahut Elena seperti menutupi sesuatu. "Tidak mungkin itu artinya..." "Sudahlah, Tuan Stevanus. Jangan memperdebatkan hal yang tak perlu lagi. Semua sudah jelas kan sekarang. Kau tahu kan itu artinya tak pernah ada hubungannya sama sekali denganmu, Tuan Stevanus," ucap Elena membentak memotong ucapan Stevanus. "Sekarang kau puaskan? Apakah sudah cukup? Apakah kami boleh pergi?" pamit Elena lagi. Stevanus hanya terdiam. "Vano ayo pergi!" perintah Elena sambil berjalan mendahului Vano dan Vidi yang masih berdiri mematung karena sikapnya. Jarang sekali Elena menunjukkan s

