Vano Jagoan!

1035 Words

VANO JAGOAN! "Sudah ayo ke kamar mandi dulu sebelum kita ke ruang pemulihan kesadaran Aku tak ingin Vano melihat ibunya berwajah sembab seperti ini," aja Selena. Elena pun menganggukkan kepalanya. Setelah mencuci muka mereka masuk ke ruangan pemulihan kesadaran. Elena terus memandangi putranya itu, dia masih tertidur dengan di balut infus, Vano masih mengenakan selang untuk bantuan oksigen lagi tapi nafasnya sudah lebih stabil. Dia memandangi wajah putranya yang sangat mirip dengan seseorang yang begitu dicintainya dalam hati. Akankah suatu hari nanti mereka bisa bersama atau itu hanya sekedar menjadi impian Elena? "Akankah suatu saat nanti kita bisa bersama, Tuan CEO. Lihatlah anakmu, anak ini terlalu banyak ujian dan kesakitan yang harus dia lalui sendiri, karena keegoisan kita orang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD