KEMENANGAN ELENA "Kenapa kok masih menghantui hidupku Elena padahal kau sudah hidup bahagia bersama keluarga kecilmu sekarang. Apakah kau masih tak puas dan Ingin membuatku diliputi rasa bersalah serta cemburu karena luka di masa lalu?" monolog Stevanus. "Pertama saya ingin maaf kepada Tuan Stevanus masalah kemarin, karena saya ada urusan mendesak jadi saya har..." Stevanus mengangkat tangannya, tanda tak ingin melanjutkan lagi. Elena meneguk ludahnya dengan kasar. Nampak raut tak suka dari wajah Stevanus. "Aku sudah memaafkan mu! Jadi kau bisa pergi," ujar Stevanus memotong pembicaraan Elena sambil berbalik hendak pergi. "Tuan Stevanus! Tuan Stevanus, tunggu Tuan. Tuan Stevanus," ujar Elena membuntuti Stevanus yang hendak kembali ke lobby VIP. Elena sangat tahu memang hati Stevanus

