Cerminan Keluarga Bahagia Yang Membuat Iri Hati Elena

1007 Words

CERMINAN KELUARGA BAHAGIA YANG MEMBUAT IRI HATI ELENA Anak lelaki itu mendengus dengan kesal, Stevanus kemudian menciumnya dan menggendong anak itu. Otomatis senyum merekah dari bibirnya, pemandangan yang manis sekali. Nampak seperti keluarga yang bahagia, namun Elena merasa sesak di dadanya. "Tuhan bolehkah aku iri? Bolehkan aku meng- irikan semua yang aku lihat sekarang? Mengapa mendadak rasanya tak adil sekali? Mengapa harus Vano yang kalah? Mengapa justru anakku yang harus terluka, sedangkan dia bisa membina keluarga baru dengan mudahnya besama wanita lain dan hidup bahagia," batin Elena sambil menitikkan air matanya. "Tega kau, Tuan Stevanus," gumam Elena lirih. Dia masih ingat sekali bagaimana Stevanus mengatakan bahwa dia tak ingin menikah Bahkan tak mau memiliki anak. Tapi jika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD