Setitik Harapan Hidup Baru Untuk Vano

1009 Words

SETITIK HARAPAN HIDUP BARU UNTUK VANO "Apakah aku siap dengan semua konsekuensinya?" batin Elena. "Bagaimana? Aku tak memiliki banyak waktu!" bentak Stevanus menyadarkan Elena dari lamunannya. Elena menghembuskan nafasnya panjang. Tak ada pilihan lain selain mengiyakannya. Kalau memang dia dan Vano memang harus menetap di kota ini dan tak bisa kembali ke Jakarta dalam waktu dekat tak masalah. Yang penting rumah sakit itu akan terlaksana, sehingga Vano bisa melakukan operasi sebaik mungkin, itu adalah jalan yang terbaik untuknya. Dia bisa bekerja di rumah sakit sebagai kepercayaan Stevanus dan tak terpisahkan dari anaknya. Nilai plusnya Vano bisa mendapatkan fasilitas kesehatan yang terjamin. "Baiklah, saya sanggup, Tuan Stevanus. Saya akan memenuhi semua persyaratan yang sudah Tuan St

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD