Perayaan Dan Vian Orang Kepercayaan

1058 Words

PERAYAAN DAN VIAN "Dara, aku benar- benar lelah tadi! Maaf jika aku tak bisa mengontrol emosiku!" bujuk Julian lagi. Dara tak menjawab dia tak bergeming. "Sudahlah Sayang, mari kita tidur lebih awal untuk istirahat! Aku lelah sekali dari penerbangan Jakarta langsung ke sini. Bagaimana?" tanya Julian sambil mengelus rambut Dara. Wanita itu pun masih tak menjawab. Dia berlalu pergi meninggalkan Julian yang menghela napasnya panjang. Keesokan harinya, Elena datang ke kantor lebih pagi. Ada beberapa karyawannya sudah masuk. Elena bergegas ke warung depan kantor untuk membeli sarapannya. "Bu, bubur hangat manis satu ya," ujar Elena berteriak sambil duduk di bangku. Baru saja duduk, besti sehidup sematinya datang. "Elena!" teriak Selena yang baru saja turun dari mobilnya. Tak langsung ke k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD