*** "Aru, hati-hati di jalan ya, Sayang. Semoga selamat sampai tujuan, terus semoga happy habisin waktu sama Papi. Nanti pas Aru sama Papi pulang, Mami jemput lagi Aru ke sini. Oke?" Berjongkok di depan Arutala, kalimat panjang lebar tersebut Flora lakukan sebelum perpisahan terjadi. Waktu berlalu cepat, pagi akhirnya tiba. Tidak diam di rumah, pukul tiga dini hari Flora mengantar Altariga, Arutala, dan Bi Eni ke bandara. Tidak pergi begitu saja setelah ketiganya sampai, Flora menemani Arutala sampai waktu take off tiba, dan yaps! Setelah dua jam berlalu, tiba waktunya dia dengan sang putra berpisah. Baru pertama kali berjauhan, Flora sebenarnya merasa berat berpisah dengan Arutala. Namun, dia tidak punya pilihan lain, karena selama menyelesaikan masalah dengan Asta, Flora tidak mau

