*** "Lanjutin pernikahan kamu sama Valeria, atau enggak usah kenal aku lagi selamanya. Enggak cuman aku, tapi Arutala juga, karena sebagai ibu, aku enggak mau anakku dekat dengan laki-laki enggak bertanggungjawab." Ditanya tentang pilihan yang akan dia berikan, jawaban tersebut Flora lontarkan dengan raut wajah serius. Tidak baik-baik saja, hatinya berantakan. Namun, sebisa mungkin dia kuat agar atmosfer diantara dirinya dengan Asta tidak semakin chaos. Sebagai sesama perempuan, Flora tidak mau egois. Meskipun dijanjikan kebahagiaan oleh Asta, dia tidak mau karena bukan bahagia yang murni, Asta berniat membahagiakannya setelah menghancurkan hati Valeria, yang tidak lain adalah istri pria itu sendiri. Jika ditanya cinta, Flora masih sangat mencintai Asta meskipun rasa kecewa di hatinya

