Bagian Tujuh Puluh Dua

1087 Words

*** "Gimana, Ru, udah telepon Papinya?" Baru keluar dari kamar mandi, pertanyaan tersebut langsung Flora berikan pada sang putra. Bukan tanpa alasan, dia bertanya demikian karena sebelumnya Arutala meminjam ponsel untuk menghubungi Altariga. Mulai dekat dengan sang papi, Arutala ingin memastikan sampai atau belumnya Altariga di rumah, sehingga Flora pun dengan senang hati meminjamkan ponsel miliknya pada sang putra. "Udah, Mami, tapi ditolak," ucap Arutala—membuat Flora mengerutkan kening. Dia yang barusaja membersihkan badan, lantas menghampiri sang putra di kasurnya. Duduk dengan bathrobes yang masih menyelimuti, Flora bertanya, "Ditolak gimana maksudnya, jagoan? Emangnya Arutala tahu gimana bunyi telepon kalau ditolak?" Arutala mengangguk. "Tahu, Mami," ucapnya. "Tadi pas Aru tel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD