Bagian Enam Puluh

1015 Words

*** "Dia kayanya masih marah sama aku. Chatku sengaja dianggurin. Padahal, statusnya aktif." Duduk di sofa dengan penampilan yang sudah rapi, ucapan tersebut Altariga lontarkan setelah pesan yang dia kirim hampir dua puluh menit lalu, belum dibaca oleh sang penerima. Bukan Flora, yang dia kirimi chat adalah Gisella. Tidak panjang, Altariga hanya memanggil istrinya itu guna memastikan masih marah atau tidakkah Gisella padanya. Dilarang menyusul meskipun sudah berjanji untuk tidak menemui Arutala selama di Singapura, kemarin Gisella mengomel pada Altariga. Tidak didiamkan, perempuan itu sempat diberi pengertian. Namun, karena emosi, Gisella menyudahi panggilan begitu saja—membuat Altariga pada akhirnya memilih fokus pada Arutala. Bukan karena tidak peduli, Altariga mendiamkan Gisella a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD