*** "Sayang, pas sampe di butik, jangan main dulu ya. Mami pengen ngobrol." Membuka percakapan setelah beberapa menit suasana mobil diselimuti hening, ucapan Flora membuat Arutala yang duduk di samping kirinya, menoleh dengan raut wajah penasaran. Siang ini Flora menjemput Arutala seperti biasa. Tidak langsung pulang ke rumah, tujuannya dengan sang putra masih sama seperti sebelumnya yaitu; butik. "Mami mau obrolin apa?" tanya Arutala dengan raut wajah polosnya. "Ada deh," ucap Flora, coba bersikap santai, meskipun perasaan degdegan sudah menyelimutinya sejak tadi. "Nanti Mami kasih tahu pas sampai ya. Enggak enak kalau di mobil." "Okay, Mami," jawab Arutala, tanpa banyak bertanya—membuat Flora menoleh sekilas sambil mengukir senyum. Fokus mengemudi, mobil yang Flora kendarai sampai

