Setelah berpamitan dengan Deva, mereka bertiga segera meluncur ke sebuah toko buku terbesar yang ada di kota Blitar. Nur memilih untuk duduk di bangku belakang bersama dengan bu Surti. Memang sih, Deo Jadi terlihat seperti sopirnya. Namun, lagi-lagi Deo tidak kecewa. Malah dia senang kalau ada perempuan yang selalu menjaga seperti Nur. Dalam pandangan matanya, perempuan yang seperti itu insya Allah akan menjadi di istri yang bisa menjaga diri dan bisa menjaga harta suami nantinya. Di zaman yang seperti sekarang, sangat sulit ditemukan perempuan seperti Nurlaila. Apalagi sekarang perempuan itu sudah terlihat modis tanpa harus menonjolkan lekuk tubuhnya. "Mbak Nur, kita ke Restu atau ke mulia?" tanya Deo basa-basi karena dari tadi tak ada suara yang keluar dari mulut mereka bertiga. He

