Bab 24: Pendakian Arjuno (1)

1542 Words

Langit belum sepenuhnya membiru karena sinar matahari sepertinya masih malu-malu untuk keluar seutuhnya dari tempat persinggahannya. Jalanan yang sepi masih tertutupi kabut putih. Udara mengeluarkan aroma yang segar dan nikmat. Jam menunjukkan pukul setengah lima pagi. Keadaan rumah Febri masih sunyi-sunyinya. Tetapi, lampu masih menyala di beberapa tempat. Di dalam kamar, Febri sudah bangun pagi-pagi sekali. Setelah bangun jam tiga malam untuk salat Qiyamul Lail, lalu dilanjut dengan salat Subuh, cewek itu langsung melesat ke kamar mandi. Papski yang sedari tadi malam sudah mewanti-wanti Febri untuk segera menyiapkan peralatan mendaki juga tak lupa mengingatkan anaknya lagi setelah salat Subuh. Dan kini Febri terpontang-panting memeriksa kelengkapan barang-barangnya. Jam lima tepat Rama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD