Bab 20: Seperti Romeo

1423 Words

Hari Senin adalah hari monster, begitu kata kebanyakan pelajar. Ya iyalah. Secara dari jam tujuh pagi sudah dijemur di depan tiang bendera merah putih sampai jam delapan pagi. Gimana nggak pegal? Mendengarkan semua pepatah yang diucapkan dari tahun ke tahun, hingga kini pun masih banyak yang tidak hapal. Pembacaan ayat-ayat negeri pun siswa hanya dituntut untuk mendengarkan. Selepas kegiatan upacara, semua kata-kata protokol pun bagaikan layang-layang yang terbang bebas di udara. Andaikan bentuk upacara yang sudah dilakukan sejak kematian nenek moyang dapat diubah menjadi “Upacara Bergerak”. Mungkin akan jadi lebih menarik? Yah, mungkin saran ini dapat berjalan di tahun 4017 mendatang. Febri menghela napas lega begitu kegiatan “Adat Senin” telah usai. Erina menggiring lengan Febri untuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD