Sophie, Salvatore dan Robinson secara sengaja menyuruh para pegawai pergi, demi memberikan privasi kepada Raphael dan Livia. Tapi siapa sangka bantuan yang ingin sengaja mereka buat malah berakhir buruk saat mereka mengintip dari balik tembok samping sewaktu Livia memukul-mukulkan dadanya. Sophie membawa kedua lelaki itu keluar, mengitari sisi kiri belakang rumah dan masuk ke sebuah bangunan berukuran sedang, dimana tempat para pegawai menaruh jerami. Terdapat tiga kandang kuda yang dibangun di samping kanan, tapi hanya satu yang terisi oleh kuda besar berwarna hitam, dengan matanya yang berwarna cerah. Kuda itu meringkik pelan saat mereka datang, seakan menganggu ketenangannya. Ia menghembuskan nafas beberapa kali dan menggerakkan kaki tak sabar saat ekor panjangnya bergerak liar. S

