Maheswati 23

1026 Words

"Bunda!" Jinan datang menghampiri dan duduk di sampingnya. "Jalan yuk, Bun!" "Kemana Sayang? Kaki Bunda bengkak males dipakai jalan." "Bukannya kata Tante Sefia malah harus banyakin jalan ya, Bun? Biar nanti adek lahirnya lancar." Hesa meletakkan ponselnya. Tangannya beralih membelai rambut bocah itu. "Itu kalau olahraga, kan tadi kamu niatnya ngajak jalan-jalan main. Bukan olahraga." Jinan menyengir. "Gitu toh!" Omong-omong tentang si kembar. Meluluhkan hati dua bocah itu memang tak mudah. Hesa harus melewati panas terik hujan badai. Dengan kesabaran, kebaikan, keramahan dan menahan ego. Sungguh ajaib! Umur mereka hanya selisih 6 tahun. Hesa tidak menyangka dirinya akan bisa dewasa secepat ini. Terlebih saat Papanya mengabarkan mereka akan memiliki adik bayi, serta merta kedua mata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD