Tiga Puluh Lima (End)

1271 Words

Alric berkali-kali mengembuskan napasnya. Namun tak juga mengurangi rasa gugupnya. Sekarang Alric tengah berada di ruang tamu tempat tinggal Misha. Dirinya sudah diperbolehkan pulang tadi pagi. Dirinya juga yang memaksa Misha untuk membawanya bertemu Raia. Dan dia lupa jika hari ini adalah hari sabtu. Tepat dimana pria yang menjaga Misha ada di sana.   "Mama, da Papa? Papa Mi?" Celoteh Raia membuat Alric langsung mengalihkan pandangannya pada arah Misha masuk tadi.   Alric melihat Misha tersenyum penuh binar keibuan. "Bukan, Sayang. Itu Papa Alric. Papa kamu." Sahutan Misha lembut membuat d**a Alric menghangat.   "Papa Ik?" Misha sampai di ruang tamu. Dia menatap Alric sekilas sebelum kembali menatap Raia. "Papa Ia, Mama?" Raia menatap Misha kebingungan.   Misha mengangguk ters

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD