08:30
DiKolam Renang
"Udah follow Kak Juna belom lo?" Tanya Bunga sambil duduk lesehan bersama Adhista.
"Belom, malu mau minta DM. Liat i********: nya aja udah lemes gue" Jawab Adhista berlebihan lalu mengambil baju renang dan berniat mengganti bajunya.
"Ya udah nanti gue yang DM. Abis berenang gue pinjem hp lo" Ujar Bunga dan langsung menuju kekamar mandi untuk mengganti bajunya.
***
"Eh? Itu Kak Rizky bukan si?" Tanya Tata kepada teman-temannya.
"Lah iya, ngapain dia disini? Emang kelas 12 masih ikut renang?" Tanya Hanin yang ikut bingung.
"Ya masih lah, gue aja waktu itu semester genap baru berhenti renang" Jawab Bunga sambil mencipratkan air dengan kakinya.
"Eh kalo ada kak Rizky, berarti ada kak Juna dong?!" Tanya Adhista yang mulai excited membayangkan tubuh atletisnya Arjuna.
"Ya mungkin bisa jadi, tunggu aja nanti. Kan sekarang masih giliran cewe, nanti pas giliran cowo coba lo cari tuh kak Juna sampe ketemu" Jawab Oca yang bersiap untuk berenang karena sekarang gilirannya.
Disaat Oca sedang berenang, fikiran Adhista sudah berlarian ke mana-mana. Dirinya sudah membayangkan bagaimana bentuk tubuh atletisnya Arjuna, tak sadar Adhista tersenyum - senyum sendiri seperti orang gila.
"Bung liat deh, si Adhis udah mulai gila" Seru Hanin kepada Bunga sambil melihat Adhista dengan tatapan seram.
"Ya namanya juga orang jatuh cinta Nin, lo kalo iri cari juga haha" Jawab Bunga dan dibalas dengan muka masamnya Hanin.
"Gila! Si Oca renangnya jago juga. Mantul mantul" Ujar Tata sambil memperhatikan Oca yang hampir mendekati finish.
"Eh? Emang iya? Mana mana, mau liat dong!" Seru Adhista sedikit berteriak dengan mukanya yang bingung.
"Apaansi dhis, bukan kak Juna elah santai santai" Jawab Hanin dan dijawab helaan nafas oleh Adhista.
***
11:00
Sudah satu jam Adhista dan keempat temannya masih duduk manis di kantin kolam renang sambil memperhatikan kakak kelas- kakak kelasnya berenang, dan Adhista masih betah untuk tetap disana.
"Dhis pinjem handphone lo sini" Pinta Bunga.
"Nih, jangan dibajak loh ya!" Jawab Adhista lalu mengeluarkan handphonenya dari dalam tas dan memberikannya kepada Bunga.
"Oke sip" Ucap Bunga sambil membentuk tangannya dengan tanda Oke.
Dan, mata seorang Adhista sudah kembali lagi ke lokasi dimana para kakak kelas kelas 12 IPS 3 berkumpul. Mereka sudah selesai berenang dan sedang duduk-duduk di pinggir kolam renang sambil bermain air dengan kaki atau tangannya.
"Jun liat noh yang di tukang cilor, ngeliatin lo terus" Ujar Rizky yang sedang melihat ke arah Adhista dan temannya yang tak kunjung pergi dari kolam renang.
"Biarin, dia punya mata. Bebas mau liat apa aja" Balas Arjuna dengan masa bodoh.
"Ya...ya...ya... tapikan... Tau lah!" Ucap Rizky yang uring uringan sendiri.
Saat Adhista sedang asik nya memperhatikan Arjuna, tiba tiba saja...
"WOI! JANGAN BENGONG, KERASUKAN BARU TAU LO!" Teriak Arjuna sambil tersenyum jahil dan membuat Adhista sadar lalu langsung mengalihkan pandangannya, salah tingkah.
'Mampus ke gep, aduhh malu banget sumpah!' batin Adhista berbicara.
"Ke gep kan lo, sukurin!" Ejek Hanin.
"Itu tandanya disuruh pulang, udah yuk pulang" Ajak Bunga sambil menarik tangan Adhista agar berdiri.
"Hmm, yaudah dehhh. Besok Senin juga ketemu lagi, insyaallah" Ucap Adhista dengan setengah hati.
"Btw tadi udah gue DM kak Juna nya, lo tinggal tunggu difollback. Fighting Adhis!" Kata Bunga sambil menepuk-nepuk pundak Adhista.
"Iya makasih Bunga" Jawab Adhista sambil memaksakan senyumannya, karena dirinya tak rela harus pulang sekarang.
"Kalian pada pulang naik apa?" Tanya Oca.
"Kalo gue dijemput kak Chandra deh kayaknya" Jawab Adhista sambil memperlihatkan chatnya dengan Chandra.
"Naik apa? Nebeng boleh?" Tanya Oca lagi.
"Ga tau deh, bentar gue tanya dulu" Jawab Adhista dan langsung menanyakannya kepada Chandra.
"Kalo naik mobil gue nebeng ya Dhis, duit gue tinggal lima ribu, ga tau tadi sisanya kemana" Jawab Oca dengan nada sedih karena duitnya yang hilang entah karena apa.
"Gue naik motor Ca, apa lo mau pakai duit gue dulu, besok baru diganti?" Tanya Adhista sambil duduk dikursi tunggu.
"Eum, ya udah deh boleh. Besok kalo gue lupa ingetin ya" Jawab Oca kemudian memesan Ojek Online di handphonenya.
"Kalian! Gue duluan ya, udah dijemput, see you!" Pamit Tata yang mamanya baru saja datang.
"Okee Babay!!!" Balas Adhista tak kalah kencang.
"Eh itu Kak Chandra udah dateng, gue duluan ya Bung, Ca, Nin! Babay!" Ucap Adhista sambil melakukan kiss bye untuk ketiga temannya.
"Ewhhh!" Jawab mereka bertiga dengan tampang jijiknya.
***
Arjun.asntn started following you
"OMAYGAT GILAAAA SI ANJIR ANJIR YA ALLAH LANGSUNG DEGUN-DEGUN INI JANTUNG. BELOM APA APA UDAH LEMES DULUAN SI AH LEMAH BANGET SI GUE!" Teriak Adhista yang jika kalian mendengarnya, bisa membuat kalian b***k sesaat.
"Adek, Berisik banget ngapain si?" Omel Intan Chalondra dari bawah selaku, mama dari Adhista dan juga Chandra.
"IYA MAH, MAAF YA ADEK BERISIK" Teriak Adhis dan langsung menutup pintu kamarnya.