BAB 51 – Penyelesaian

1418 Words

Malang indak dapek ditulak, mujua indak dapek diraiah (malang tidak dapat ditolak, untung tidak dapat diraih). Begitulah pepatah minang dari zaman dahulu kala. Manusia hanya bisa berencana, Tuhanlah yang menentukan segalanya. Rencana yang sudah disusun sedemikian indah, harus hancur hanya karena kesalah pahaman antar dua keluarga. Isak tangis Artha terdengar jelas dari luar masjid. Isak tangis itu bersahutan dengan teriakan demi teriakan yang dilontarkan Goklas dan Sahat. Mak Tua Ida dan suaminya berusaha menenangkan, namun hati seorang ayah sudah terlanjur hancur oleh perlakuan ninik mamak Azzam. “Kak, jangan keluar, biar orang tua-tua yang menyelesaikan permasalahan di sana.” Aisyah berusaha menahan Mentari yang sudah mulai melangkah menyusul ayahnya. “Aisyah, apa Aisyah tidak melih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD