Epilog

132 Words

Haffandi: Gue merasa beruntung pernah memiliki dan mempertahankan seseorang seperti Janny. Gue bahkan nggak pernah menyesal pernah mencintai dia seperti orang gila. Yang gue sesali kenapa dulu kurang keras mencarinya dan harus menunggu waktu selama ini untuk bisa menyatukan cinta kami. Gue Cuma berharap, apa pun yang terjadi gue nggak pernah kehilangan dia lagi. Zaneeta: Apa yang sudah aku alami ini membuatku menyadari banyak hal tentang makna cinta. Bahwa cinta itu memang selalu tidak tahu tempat di mana dia akan singgah dan juga cinta tidak pernah salah. Semuanya adalah sebuah pelajaran untuk kehidupan kita di masa depan dan setiap kisah cinta memiliki takdirnya sendiri. Begitulah, kadang Tuhan menguji manusia dengan cinta beda agama, hanya untuk memastikan apakah lebih men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD