Chapter 28

872 Words

Empat bulan kemudian....  Ivy membuka pintu apartemen yang diketuk.  Ivy mematung melihat siapa yang datang ke tempatnya.  Oka, Leo, dan Alta terdiam. Memandang wanita hamil di depannya dalam kebingungan.  "Kayaknya kita salah apart deh," ucap Oka, ia masih menatap Ivy yang terdiam.  Leo menyenggol lengan Oka. Alta tersenyum canggung pada Ivy.  "Maaf Kak, ini apart nya Bian kan?" tanya Alta, ia menggaruk tengkuknya canggung.  "Eh, eh iya..." kata Ivy yang tersadar, "Mari masuk."  Ketiga teman Bian masuk kedalam, ia duduk disofa sedangkan Ivy membuatkan minum untuk ketiganya.  "Di minum dulu ya..." ujar Ivy yang menaruh tiga gelas teh hangat di meja.  "Bukannya mbak pemilik kafe ya," cetus Oka.  Ivy mengangguk, menatap ketiganya.  "Kalian cari Bian? Bukannya Bian bilang mau ke m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD