Chapter 29

754 Words

"Lo murahan apa gimana sih!" "Jadi di belakang gue lo sering ajak cowok lain kesini!" "Selingkuh terang-terangan lo!!!" Semua kemarahan yang Bian simpan, sekarang ia keluarkan. Ivy hanya diam, ia menunduk sambil menangis.  Untung tadi Arthur mau mengalah dan pulang. Jadi perkelahian dua cowok itu bisa terhenti.  "Lo dengerin gue gak sih!" Ivy menatap Bian, "Maaf. Gue salah." Kata Ivy sambil mengusap pipinya yang basah.  Ivy mengusap perutnya yang buncit. Mata Bian ikut memperhatikan perut Ivy.  "Emang bener kan itu anaknya Arthur! Jadi selama ini lo yang jebak gue. Biar seakan-akan gue yang salah!" sentak Bian.  Hati Ivy mencelos ia menatap Bian tidak percaya, "Lo gila hah..." Lirihnya. "Ini anak lo! Gue gak pernah selingkuh! Gue gak pernah berhubungan sama cowok lain! Ini anak l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD