Chapter 25

756 Words

"Bian..." panggil Ivy pada Bian yang sedang duduk di sofa.  Bian melirik Ivy sebentar, lalu kembali menatap Televisi.  Ivy duduk disamping Bian. Ia memeluk lengan Bian erat.  Bian terkejut, ia terdiam lama. Setelahnya ia sadar dan langsung mendorong Ivy.  "Apaan sih," sentaknya.  Bukannya marah Ivy malah mengembangkan senyumnya.  "Gue mau ngomong," ujar Ivy.  "Ngomong aja," jawab Bian.  "Gue ha—" Ucapan Ivy terhenti karena dering ponsel Bian. Laki-laki itu dengan cepat mengangkat panggilan dari seseorang.  "Boss... Markas di serang!" ujar Oka di sebrang sana panik.  "Gue kesana!" jawab Bian, ia mematikan panggilannya. Lalu ke kamar untuk mengambil jaket dan kunci motor.  Ivy menatap khawatir suaminya itu.  "Lo mau kemana?" tanya Ivy yang melihat Bian berjalan buru-buru.  "Mar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD