Chapter 40

705 Words

"Cepetan sayang. Kamu kalau dandan kok lama banget sih, gak usah dandan juga kamu emang cantik." Kata Bian sedikit kesal.  Sudah dua jam Bian menggendong Bangga. Hanya menunggu Ivy rapih-rapih.  Ivy memicingkan matanya sinis, "Kamu bisa diem gak sih. Kamu mau liat aku tampil jelek?" "Gaada kata jelek buat kamu. Kamu bagaimana pun aku tetep suka." Kata Bian sambil menaik-turunkan alisnya.  Ivy mengulum bibirnya, "Bisa aja Papa." Katanya, tersenyum malu-malu.  "Pa-pa-pa" Bangga menatap Bian dengan mata bulatnya.  "Kenapa sayang?" Bangga tertawa menggemaskan.  "Kamu ketawain Mama kamu yaa?" Bian mencolek-colek pipi Bangga. Anaknya malah semakin tertawa.  "Lama kan kamu nunggu Mama?"  Lagi-lagi Bangga malah tertawa.  "Hayoo, ketawa mulu nih." Kata Ivy yang sudah berpenampilan rapih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD