48. Hari itu tiba

991 Words

48. Hari itu tiba Tengah malam, Yasmin terjaga dari tidurnya. Dia mengerjap beberapa kali, melirik Tian yang terlelap amat damai. Dia bergerak perlahan mendekati Tian, menggoyang telapak tangannya di depan wajah lelaki itu untuk memastikan jika Tian benaran tidur. Setelah yakin, Yasmin segera turun dari ranjang dengan gerakan begitu pelan. Saat berhasil menjejak lantai, Yasmin melirik Tian sekali lagi dan menjilat bibir bawahnya, lalu menyambar ponselnya di atas nakas dan berjalan ke sofa untuk mengambil tasnya yang sudah ia siapkan sore tadi. Seperti seorang pencuri, Yasmin berjalan mengendap-endap keluar kamar, berusaha sebisa mungkin untuk tidak menimbulkan suara. Saat ia membuka pintu dan menutupnya, Yasmin pun melakukannya dengan amat hati-hati. Keadaan rumah sudah sepi tengah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD