Bagian 17

1771 Words

Iris baru saja bisa tenang karena mampu membuat Daren tak curiga. Namun, hal itu tak berlangsung lama karena sesampainya di rumah, lebih tepatnya halaman rumah, sosok Samuel menunggu kedatangan Iris. Bahkan pemuda itu menampilkan senyum terbaiknya ketika gadis ini sampai di sana. Iris meringis tak enak hati karena ia diantar langsung oleh Daren. Tentu pria itu tak akan percaya jika Samuel hanya ingin menanyakan perihal tugas. Untuk memastikan dan tak ingin kecolongan, Daren pun akhirnya ikut turun dan mengantar Iris ke rumahnya. Baiklah, sepertinya Iris harus menyiapkan mental sejak dini. "Hai, Iris," sapa pemuda itu. "Kamu baru pulang?" Pertanyaan yang ternyata sudah dapat pemuda ini tebak malah masih ia pertanyakan. Mau tidak mau akhirnya Iris mengangguk. Kemudian pandangan Samuel ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD