Jam kerja hari itu akhirnya selesai. Matahari mulai terbenam di balik gedung-gedung tinggi Kota Velmora. Cahaya jingganya memantul di kaca gedung Aethera Corporation, bikin suasana jadi terasa lebih hangat. Alena berjalan santai menuju asrama karyawan, tas kerja tergantung ringan di bahunya. Hari ini cukup melelahkan. Tadi dia baru selesai menyusun laporan stok dan memeriksa banyak dokumen yang diminta Pak Galang. Begitu sampai di kamar, Alena langsung meletakkan tasnya di atas kursi. “Huft… capek juga rasanya,” keluhnya sambil mengembuskan napas panjang. Dia membuka jendela, biar angin sore masuk dan bikin udara di kamar jadi lebih segar. Nggak lama kemudian, ponsel di meja bergetar. Alena tersenyum pas melihat nama yang muncul di layar. “Baiklah, sekalian telepon Elio saja,” katany

