Jam makan siang akhirnya tiba. Dalam sekejap, satu ruangan langsung berubah heboh. Laptop ditutup rapat, kursi digeser, dan orang-orang mulai berdiri sambil mengobrol. “OMG… Akhirnya bisa istirahat juga,” keluh seseorang. Sandra langsung merebahkan kepalanya di atas meja. “Aku rasanya udah mau ambruk nih.” Eli ikut menghela napas panjang. “Ternyata kehidupan di dunia kantoran nggak semudah kelihatannya, ya.” Sementara itu, Alena masih terpaku di depan layar laptopnya. “Sebentar lagi, bentar aja, hampir selesai.” “ALENA!” Sandra melotot. “Ini jam istirahat, bukan jam lembur! Kerja terus saja kamu.” Eli langsung berdiri sambil merapikan tasnya. “Ayo jalan. Kalau telat, makanan enak di kantin bisa habis duluan.” Mata Sandra langsung membulat. “Nah, itu dia alasannya!” Melihat reaksi

