Kota Velmora akhirnya terlihat kembali. Lampu gedung tinggi berkelap-kelip, jalanan luas membentang, dan pemandangan kota yang dipenuhi gedung kaca menjulang tampak begitu modern, mewah, dan penuh kehidupan. Mobil yang ditumpangi Alena dari bandara melaju perlahan memasuki pusat kota. Ia menatap lekat ke luar jendela. Satu bulan berkeliling Eropa ternyata cukup membuat pikirannya terasa lebih ringan, namun kini realita perlahan mulai menyapa. Ini adalah awal dari hari pertamanya memasuki dunia kerja. "Selamat datang kembali ke dunia nyata," gumam Alena pelan sambil tersenyum tipis. Koper besar tergeletak di bagian belakang mobil. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini ia tidak akan tinggal di kos-kosan. Alena memilih menetap di asrama khusus karyawan milik Aethera Corporation—tempat yang l

