Di dalam ruangan besar yang merupakan ruangan utama di benteng Kota Ninewa ini, Jenderal Besar Raven melihat banyak sekali prajurit yang sudah berlutut sementara senjata-senjata mereka sudah ditaruh di lantai "Kami menyerah, Jenderal Besar Raven. Kami tidak mau lagi bertempur. Sebelum ini, prajurit Fandor yang sebelumnya berada di luar perbatasan, merekalah yang menginginkan perlawanan ini sementara kami tidak lagi ingin melawan. Sejak setahun yang lalu, kami sudah takluk akan kehebatanmu Jenderal Besar Raven," kata salah seorang di antara mereka yang memperkenalkan dirinya sebagai walikota dari kota Ninewa ini. Terdengar teriakan susul menyusul di antara ribuan orang yang berada di ruangan ini yang menyerukan hal yang sama yaitu mereka sudah menyerah. Mereka nampaknya betul-betul sudah

