Part 16

1897 Words

"Rifa, pesankan tiket untuk ke Malang besok siang," ucap Zionino. “Pesawat pak?” tanyaku sekedar memastikan. Khawatir yang di maksud Zionino tiket kereta api. Zionino yang baru melahap sandwich mengangguk, ia mengunyah makanannya dengan cepat. “iya, pesawat, pesan dua tiket,” katanya. Dua? Dia mau pergi sama siapa? Oh… sama tunangannya kali ya. “Dua aja pak? Enggak tiga sekalian pak?” tanyaku. “Buat apa banyak-banyak?” Zionino balik bertanya. Ya buat saya atuh pak, ‘kan saya juga mau ikut. “Dua aja, pak Yunus enggak usah ikut, saya sama kamu aja,” lanjut Zionino. Eh? Saya sama kamu? Kita berdua? “Serius, Pak?” tanyaku tak percaya. Aku menarik kursi di samping Zionino, menggesernya agar lebih dekat dengan lelaki yang masih menikmati sarapannya. Aku enggak bermimpi ‘kan? Dia ben

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD