Part 15

1345 Words

Sambil menyeka sisa-sisa air di wajah, aku keluar dari kamar mandi, sesekali aku mengendus bau amis yang masih tercium, semua karena ulah bosku yang entah dimana keberadaannya. Aku berjalan menuju sofa di ruang tengah, melihat meja makan yang berada disamping ruang tengah tanpa dibatasi dinding aku teringat makan siang kami yang belum selesai di masak. Buru-buru aku menuju dapur, handuk ditangan kulempar begitu saja ke sofa. "Maaf ya Rifa, ayamnya setengah gosong," ucap Zionino begitu aku sampai di dapur, lelaki yang sedang berdiri didepan kompor itu sedang mengangkat ayam tepung yang sudah berwarna kehitaman. Aku mendekatinya, melihat hasil karyanya dari dekat. "Bapak lapar enggak?" tanyaku yang diangguki oleh Zionino membuatku tertawa sekilas begitu melihat caranya mengangguk yang men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD