Selepas sarapan pagi hari Minggu itu, Amalia Rasyid yang ingin menikmati sisa bulan madunya, akhirnya dibujuk oleh Lee Jun Min untuk berbaikan dengan Uma. “Tapi, dia itu, kan, keras kepala, Lee!” Lee Jun Min tersenyum kecil, mengusap puncak kepalanya sayang. “Dia adalah teman sekaligus sahabatmu. Kalau aku terus membiarkan kalian seperti ini, Uma pasti akan terus mengecapku buruk. Aku tidak tahu kenapa kamu sampai tidak mau berbicara dengannya lagi. Padahal, aku dengar dari pengacara Rey, Uma memiliki niat untuk berbaikan. Tapi, dia sepertinya bingung bagaimana berbicara denganmu.” Lia terkejut. “Benarkah?” Sang suami mengangguk pelan. Lia memang tahu kalau Uma punya sifat keras kepala luar biasa, tapi dia bukanlah orang jahat. Uma juga bukanlah orang yang akan mengabaikannya begitu

