Amalia Rasyid melanjutkan maksud hatinya kepada sang sahabat. Menjelaskan dengan sangat rendah hati. “Aku tahu. Aku tahu apa yang ingin kamu katakan soal Zaflan. Hubungan kami berdua sejak awal adalah sebuah hal yang salah untuk dijalani. Bukan berarti cinta kami berdua salah, tapi memang tidak jodoh saja, Uma. Ada banyak cinta di dunia ini, tapi belum tentu cocok dan pas untuk bersama. Sama seperti pertemuan dan perpisahan, dalam cinta, juga berlaku hal mirip seperti itu. Berani mencintai, artinya berani untuk terluka. Berani berjuang, artinya berani menerima konsekuensi kalah.” Amalia Rasyid tersenyum lembut sesaat, lalu melanjutkan kata-katanya lagi. “Zaflan Matsuyama seharusnya memahami hal ini secara perlahan-lahan. Aku yakin, dia akan mengerti hal itu seiring waktu berlalu. Dia sa

