"Ayo, bangun!" Naomi menarik tangan Shofia membantunya bangun. "Ya ampun, kamu ceroboh banget sih!" Rena ikut menolong. Shofia tertunduk membiarkan rambut panjangnya yang terurai ke depan menutupi wajahnya. Ia tak ingin dua sahabatnya itu melihat keadaannya saat ini yang benar-benar kacau. "Kalian ternyata datang juga," ucap Shofia, ia kembali duduk di atas kasurnya. "Kamu kenapa bohongin kita? Bilang ada di luar rumah?" omel Naomi ia ikut duduk di samping kanan Shofia. "Aku lagi gak mau bertemu dengan siapa pun," ungkap Shofia. Rena dan Naomi saling pandang. Heran ada apa dengan sahabat konyolnya saat ini. "Hei, kita ini sahabat kamu! Kamu ngomong apa sih?!" Naomi kembali mengomeli Shofia. "Fia, apa kamu baik-baik saja?" tanya Rena. Ia dekati Shofia, tangannya perlahan menyentuh r

