Pagi yang Buruk

1018 Words

Drrrttt drrttt drrtttt Getaran ponsel Shofia membangunkannya. Ia terperanjat saat menyadari hari sudah pagi. Dilihatnya layar ponsel ternyata Naomi yang menelpon. "Kamu dimana, Shofia? Kenapa belum datang?" tanya Naomi cemas. Gadis itu memang suka kesiangan, tapi siang ini sudah terlalu siang dan sebentar lagi bel masuk berbunyi. "Aku kesiangan! Aku bolos aja deh sehari!" seru Shofia, suaranya terdengar berat mungkin karena baru saja bangun tidur. "Ujian sebentar lagi, masa mau bolos?" tanya Naomi, lebih ke memprotes. "Aku gak enak badan, Mi," jawab Shofia kemudian mencari simpati. "Ah, ya sudahlah. Kamu istirahat aja!" ucap Naomi akhirnya. "Nanti aku sama Rena ke rumah sepulang sekolah," sambungnya kemudian. "Oke." "Ya sudah, selamat istirahat! Aku tutup, ya! Bye!" "Bye!" Kemudi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD